Jakarta - Langkah besar dalam pemerataan transformasi digital nasional kembali terwujud hari ini dengan suksesnya peluncuran Satelit Komunikasi Nusantara generasi terbaru dari pangkalan antariksa internasional.
Satelit ini dirancang menggunakan teknologi High Throughput Satellite (HTS) dengan kapasitas transmisi data mencapai lebih dari 150 Gbps. Kapasitas ini akan difokuskan untuk melayani daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) di seluruh penjuru Indonesia.
Menteri Komunikasi dan Digital menyampaikan bahwa kehadiran satelit ini diharapkan mampu mengikis kesenjangan informasi secara signifikan.
- Menghubungkan lebih dari 9.000 titik sekolah dan puskesmas di wilayah kepulauan
- Meningkatkan stabilitas jaringan radar maritim dan pertahanan perbatasan
- Mendukung sistem pembelajaran daring dan telemedicine berkualitas tinggi
Dengan beroperasinya satelit ini secara komersial dalam kurun waktu dua bulan ke depan, seluruh warga di pelosok tanah air dapat merasakan kecepatan konektivitas yang setara dengan kota-kota besar.